Menjadi sukses bukanlah hal yang mudah untuk diraih. Bahkan jika kita terlahir di keluarga yang kaya dan mapan secara ekonomi belum tentu menjamin kita bisa menjadi orang sukses ke depannya. Oleh karena itu sering kali banyak kisah orang sukses yang menarik untuk diambil kisahnya, sehingga banyak orang terinspirasi untuk mencapai kesuksesan.

Di Indonesia terdapat beberapa sosok yang berhasil mencapai kesuksesan dari nol, salah satunya adalah Bob Sadino. Ia menjadi inspirasi karena sebelum mencapai kesuksesannya, ia sempat menjadi buruh kasar dan berdagang telur ayam. Tetapi berkat ketekunannya itu, ia berhasil mendirikan beberapa bisnis yang hingga saat ini masih bertahan.

Namun saat ini kita akan mengulas tentang John Paul DeJoria yang merupakan mantan gelandangan sukses, berikut kisahnya.

Mantan Gelandangan Sukses, John Paul

John Paul DeJoria merupakan seorang pengusaha sukses yang berhasil memberikan inspirasi. Kekayaannya pada asar ini mencapai US$2.5 miliar atau setara dengan Rp36 triliun.

Sebelum menjadi seperti saat ini, Ia adalah seorang gelandangan yang tidak memiliki harta sama sekali. Pada usianya yang ke 19 tahun, ia rela pergi dari rumah untuk bisa mencari pekerjaan dan mendapatkan makan.

Saat ia berusia 20 tahun, ia juga pernah menikah dengan seorang gadis. Namun sayang, pernikahannya itu tidak bertahan lama.

Ketika itu ia mengerjakan apa pun yang bisa ia kerjakan, baik itu sales, sampai ke pemulung botol bekas. Pekerjaan yang paling lama ia lakukan adalah bekerja sebagai seorang sales shampoo dan melakukannya secara door to door. Ia juga harus menanggung seorang anak dari hasil pernikahannya.

Meski bekerja keras dengan bekerja di sana dan sini, itu tidak membuat dia bisa membeli rumah. Karenanya ia memutuskan untuk hidup sebagai seorang tunawisma.

Karena ingin keluar dari kehidupannya yang serba kekurangan, akhirnya ia memberanikan diri untuk membuka sebuah usahanya sendiri. Karena ia sudah lama bekerja di bidang penataan rambut, Dejoria bersama dengan temannya, Paul Mitchell mendirikan bisnis kecil salon produk dan perawatan rambut. Mereka menggunakan modal melalui uang peminjaman senilai US$700. Usaha yang didirikan di tahun 1980 itu diberi nama System.

Sejak itu, System mengalami perkembangan yang sangat cepat. Mereka menjual beragam produk perawatan rambut dan salonnya berkembang dengan pesat.

Perusahaan ini memiliki terobosan berupa produk perawatan rambut yang ramah pada hewan. Itu artinya produk yang mereka miliki tidak menggunakan binatang apapun sebagai kelinci percobaan mereka.

Saat ini Paul Mitchell sudah menjadi salah satu perusahaan terkemuda di dunia dan memiliki lebih dari 100 produk perawatan rambut dan telah tersebar lebih dari 81 negara.

Meski sudah sukses, Dejoria tidak berhenti sampai di situ saja. Ia mulai melebarkan sayap bisnis ke Tequila. Ini yang membuat Dejoria semakin inspiratif. Dejoria sendiri menjamin kalau tequila yang dimilikinya memiliki kualitas tinggi karena sudah melewati beberapa tahap penyaringan.

Produksi pertama dari produk ini berhasil terjual 12.000 botol dengan harga $37, pada kala itu tergolong mahal, karena rata – rata tequila hanya seharga $5. Patron tequila menjadi salah satu produk premium untuk kalangan kelas atas.

Selain dikenal sebagai usahawan sukses, DeJoria juga merupakan orang yang dermawan, loh. Ia mendirikan sekolah sampai mendirikan badan amal. Ia tidak ingin orang lain merasakan apa yang ia rasakan dulu.

Semoga dengan kisah ini, kita bisa mengambil sisi positifnya, ya!