Kisah Inspiratif IU Sebagai Idol Korea, Pernah Tidur Di Lantai!

Lee Ji Eun, atau lebih dikenal bersama nama panggung IU, merupakan tidak benar satu penyanyi terpopuler di Korea Selatan. Bintang popularitas IU lebih-lebih kini mampu dibilang berada di puncaknya. Selain sukses bersama lagu-lagu hits layaknya ‘Boo’ dan ‘Marshmallow’, artis 25 tahun ini terhitung membintangi banyak judul serial populer layaknya ‘The Producers’, ‘Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo’ dan ‘Pretty Man’. Jika sebelumnya kita sudah membahas kisah Mahatma Gandhi dari India, sekarang kita beralih pada negara Ginseng.

Jangan ditanya lagi soal larisnya IU menjadi merek ambassador. Sebut saja merek soju populer Jinro Chamisul, Samsung, GUESS sampai provider telephone SK Telecom. Tapi kesuksesan IU tidak didapat di dalam sekejap. Sebelum menjadi artis populer layaknya sekarang, banyak tantangan yang harus ia hadapi. Mungkin tak banyak yang sadar jikalau IU tidak berasal berasal dari keluarga berada. Wanita kelahiran Seoul, Korea Selatan, ini diketahui dulu hidup miskin sementara kecil. IU kecil hidup bersama keluarga yang ada problem masalah finansial dan terjebak utang.

Perjalanan Kehidupan IU Yang Menjadi Kisah Inspiratif Bagi Banyak Orang

Demi membayar utang, IU dan orangtuanya harus hidup terpisah. Sejak kecil penyanyi yang terhitung mahir menulis lagu ini dititipkan kepada nenek bersama adik laki-lakinya. IU, nenek dan adiknya dulu tinggal di kamar kecil bersama banyak kecoa, sebelum saat mereka pindah ke tempat tinggal milik salah satu kerabatnya. Tinggal bersama keluarga lain, IU dulu di-bully secara verbal. Kerap kali kerabatnya itu pulang dalam keadaan mabuk dan begitu menyaksikan IU, adik serta neneknya, umpatan dan sumpah serapah yang mereka dapat. Kerabatnya tersebut juga terkenal kecanduan permainan judi seperti yang ada pada agen sbobet terbaik.

IU yang udah bercita-cita menjadi artis sejak kecil, lebih-lebih disebut tidak akan perah sukses menjadi penyanyi. Perkataan itu tidak menyurutkan impuls IU, justru ia jadikan sebagai pemicu keinginannya raih cita-cita menjadi penyanyi sukses. Beranjak remaja, IU mengambil keputusan menjadi seorang trainee di tidak benar satu manajemen. Tapi keadaan ternyata tak bertahan semulus yang ia perkirakan. Saat mencari audisi perekrutan artis baru, IU menjadi korban penipuan.

Sebuah agensi memanipulasinya untuk mentransfer duwit di dalam kuantitas yang lumayan besar, bersama alasan, duwit berikut untuk biaya training dan muncul di program televisi. Namun ia tak kunjung diorbitkan, dan begitu sadar dirinya udah ditipu, IU jadi benar-benar terpukul. Pasalnya, duwit berikut milik sang nenek yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit berasal dari berjualan aksesori.

Perjalanan Karir Dan Pendidikan IU

Setelah banyaknya ada problem yang ia hadapi, IU selanjutnya sukses debut menjadi seorang artis terhadap 2008, di bawah naungan Kakao M alias Fave Entertainment. Ia debut sesudah menjadi trainee sepanjang 10 bulan. Single pertamanya tidak sukses secara komersil. Namun hal itu justru membuat IU lebih jadi bersyukur.

“Album pertamaku gagal, tapi aku bersyukur karenanya. Kalau aku benar-benar cepat sukses sesudah debut, aku tidak akan mampu menghargai para staf dan popularitas yang aku menikmati sekarang,” kata IU di dalam sebuah wawancara.

Setelah sukses, IU bukanlah kacang yang lupa terhadap kulitnya. Pada 2009, IU dikabarkan menyatukan duwit hasil jerih payahnya dan membelikan mobil untuk sang ayah. Ia terhitung dulu menghabiskan sementara bersama ayahnya di sebuah perkebunan stroberi. Mau sesukses apapun, IU ternyata tetaplah ‘anak papa’ yang manja dan sayang keluarga. Menjadi penyanyi sukses sepertinya udah menjadi fokus dan target hidup seorang cakrabet.

Demi fokus terhadap kariernya, IU mengorbankan sekolahnya, terhitung tidak melanjutkan kuliah. Popularitas IU membuat dirinya banyak mendapatkan tawaran masuk kuliah berasal dari sejumlah universitas ternama di Korea Selatan. IU diberi peluang masuk kuliah bersama jalur khusus, tapi dia menolaknya, gara-gara mendambakan fokus terhadap karier dan tak mendambakan menjadi kontroversi gara-gara hal tersebut.

“Masuk kuliah adalah untuk orang-orang yang bekerja keras untuk itu. Aku lebih-lebih tidak punya sementara untuk merintis kehidupan kampus, menjadi aku tak akan mengejar pendidikan kuliah,” pungkas IU, di dalam talkshow Healing Camp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *